Sabtu, 09 Mei 2026 — Ibu Kota Nusantara — Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur, Prof. Dr. Ir. Hamdani, S.T., M.Cs., resmi dilantik sebagai pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Provinsi Kalimantan Timur masa bakti 2026–2031.
Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Kemenko 3 (Polhukam), Ibu Kota Nusantara, pada Jumat (09/05/2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., selaku Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia, serta dihadiri oleh Dr. Muhammad Akbar, selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XI Kalimantan.
Pelantikan pengurus APTISI Kalimantan Timur ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarperguruan tinggi swasta di Kalimantan Timur, khususnya dalam menghadapi tantangan dan perkembangan pendidikan tinggi di era transformasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Keikutsertaan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur dalam kepengurusan APSTISI Kalimantan Timur diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi swasta, mendorong peningkatan mutu pendidikan, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah dan pengembangan sumber daya manusia di Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhammad Akbar menekankan pentingnya peran perguruan tinggi swasta dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.
Sementara itu, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur, Prof. Hamdani menyampaikan bahwa amanah yang diberikan melalui kepengurusan APSTISI Kalimantan Timur menjadi komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dan kemajuan perguruan tinggi swasta di Kalimantan Timur.
“Perguruan tinggi swasta memiliki peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antarperguruan tinggi perlu terus diperkuat agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Melalui kepengurusan baru APSTISI Kalimantan Timur masa bakti 2026–2031, diharapkan terbangun ekosistem pendidikan tinggi swasta yang semakin solid, kolaboratif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan pendidikan di era IKN dan transformasi digital saat ini.
Dokumentasi Foto. Sumber: Humas Univerisitas Nahladtul Ulama Kalimantan Timur






