(08/08/2026) – Samarinda — Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (UNU Kaltim) turut berpartisipasi dalam Talkshow Gerakan Nasional Anti Narkoba (Ganas Annar) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur dengan tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Ganas Annar Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045” yang berlangsung di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Sabtu (8/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor II UNU Kaltim, Dr. Kartika Fajriani, S.Pd.I., M.Pd., hadir bersama sejumlah mahasiswa UNU Kaltim. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan unsur keagamaan, aparat penegak hukum, lembaga pencegahan narkoba, akademisi, serta generasi muda.
Talkshow menghadirkan perwakilan MUI Kalimantan Timur, Ustadz Machnun Uzni, S.I.Kom., Kombes Pol Romylus, S.Sos., S.I.K., M.Krim., dari Polda Kalimantan Timur, serta Ahmad Fadholi, S.Sos., M.Si., dari BNN Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya penguatan nilai agama dan moral, pemahaman terhadap konsekuensi hukum, serta ketahanan diri generasi muda dalam menghadapi berbagai pengaruh dan risiko penyalahgunaan narkoba. Perkembangan teknologi digital juga menjadi perhatian, mengingat pemanfaatannya dapat menghadirkan tantangan baru dalam upaya pencegahan peredaran narkoba.
Ketua Ganas Annar MUI Kalimantan Timur, Ustadzah Dr. Hj. Abnan Pancasilawati, M.Ag., turut menekankan pentingnya peran keluarga dan pendidikan spiritual dalam membentuk generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu berpikir kritis dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.
Bagi UNU Kaltim, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mendukung pembentukan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, serta kesadaran terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi keagamaan, aparat penegak hukum, lembaga pemerintah, keluarga, dan masyarakat, UNU Kaltim mendukung penguatan gerakan pencegahan narkoba sekaligus mendorong terciptanya generasi muda yang sehat, cerdas, kuat, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

