(21/10/2026) – Samarinda — Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (UNU Kaltim), Prof. Dr. Ir. Hamdani, S.T., M.Cs., bersama sivitas akademika UNU Kaltim menghadiri Lailatul Ijtima ke-3 sekaligus peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang berlangsung di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Hamdani menyampaikan perkembangan UNU Kaltim serta sejumlah langkah yang terus dilakukan universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan.

Prof. Hamdani menyampaikan harapan agar UNU Kaltim menjadi perguruan tinggi yang mudah diakses oleh masyarakat dan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan hingga lulus. Ia juga menargetkan UNU Kaltim mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah mahasiswa yang masuk ke UNU Kaltim mencapai 100 persen dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Mudah-mudahan tahun depan terus meningkat,” ujar Prof. Hamdani.

Untuk memperkuat kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, UNU Kaltim juga memberikan fasilitas sertifikasi kompetensi nasional melalui BNSP. Sertifikasi tersebut diberikan secara gratis bagi mahasiswa UNU Kaltim sebagai bagian dari upaya memberikan bekal tambahan bagi lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.
Selain itu, Prof. Hamdani menyampaikan bahwa UNU Kaltim terus mendorong proses pendidikan yang lebih efektif tanpa mengurangi kualitas akademik. Mahasiswa dapat menyelesaikan studi melalui penyusunan artikel ilmiah sebagai pengganti skripsi sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku.
Prof. Hamdani menegaskan bahwa kebijakan tersebut diarahkan agar mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan lebih cepat dan tetap menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memohon doa dan dukungan dari para kiai serta seluruh Nahdliyin di Kalimantan Timur agar UNU Kaltim terus berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Semua ini tentu tidak terlepas dari doa dan dukungan para kiai serta Nahdliyin di Kalimantan Timur. Kami mohon doa agar UNU Kaltim terus diberikan kelancaran dan dapat berkembang menjadi perguruan tinggi yang mampu bersaing serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Kehadiran UNU Kaltim dalam Lailatul Ijtima dan peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, ulama, dan Nahdliyin dalam mendukung pengembangan pendidikan di Kalimantan Timur.


