(23/07/2026) – Samarinda — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (UNU Kaltim) menggelar kuliah umum bertajuk “Transformasi Guru PAUD Profesional melalui Pendidikan Karakter dan Kesiapan Sukses Pendidikan Profesi Guru” di Aula Serbaguna H. Ichwantaqwa, Kampus II UNU Kaltim.
Kegiatan ini dibuka oleh Rektor UNU Kaltim, Prof. Dr. Ir. Hamdani, S.T., M.Cs., dan menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Dr. Hasbi Shamsir, M.Hum. serta Dr. Hj. Aminah HJS, M.Pd. Sebanyak 120 mahasiswa, khususnya peserta Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), mengikuti kegiatan yang dirancang untuk memperkuat kompetensi calon guru PAUD melalui penguatan pendidikan karakter dan kesiapan menghadapi Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Timur, Bunda PAUD Kabupaten Penajam Paser Utara, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Penajam Paser Utara, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Penajam Paser Utara, serta Ketua Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN PDM) Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Hasbi Shamsir, M.Hum. menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk guru PAUD yang mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Sementara itu, Dr. Hj. Aminah HJS, M.Pd. mengulas kesiapan guru dalam menghadapi Pendidikan Profesi Guru (PPG), mulai dari peningkatan kompetensi pedagogik hingga penguatan profesionalisme sebagai pendidik.
Ketua Program Studi PG PAUD UNU Kaltim sekaligus Ketua Panitia, Dr. Heppy Liana P., S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan salah satu bentuk komitmen program studi dalam memperkaya wawasan mahasiswa, khususnya peserta Program RPL yang sebagian besar telah mengabdikan diri sebagai guru PAUD di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Kuliah umum hari ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memperkaya wawasan mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang sebagian besar telah mengabdikan diri sebagai guru PAUD di PPU. Kami berharap melalui kegiatan ini para mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai transformasi guru profesional, pendidikan karakter, serta kesiapan menghadapi Pendidikan Profesi Guru,” ujar Dr. Heppy.

Ia juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan Program RPL PG PAUD merupakan hasil kolaborasi yang diawali melalui kerja sama UNU Kaltim dengan APPAUDI Kalimantan Timur, kemudian berlanjut melalui sinergi bersama Bunda PAUD Kabupaten Penajam Paser Utara hingga berhasil melahirkan 30 mahasiswa angkatan pertama Program RPL PG PAUD di Kampus PPU.
Sementara itu, Rektor UNU Kaltim, Prof. Dr. Ir. Hamdani, S.T., M.Cs., menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul sejak pendidikan anak usia dini. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Hamdani juga menyampaikan rencana pengembangan program “Satu Desa Satu Sarjana” sebagai salah satu langkah strategis UNU Kaltim dalam memperluas akses pendidikan tinggi di Kalimantan Timur. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul di setiap desa sehingga keberadaan perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.
Bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional, kegiatan ini menjadi wujud komitmen UNU Kaltim dalam mempersiapkan guru PAUD yang profesional, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Melalui kuliah umum ini, UNU Kaltim kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak guru PAUD yang profesional, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kalimantan Timur.





